Cek indexability dan canonical

Bisakah halaman ini diindeks, dan alamat mana yang ia sebut sebagai canonical?

Read in English

Contoh: bisnisanda.com/layanan

Tools ini berjalan di browser Anda dengan JavaScript, tetapi JavaScript sedang tidak aktif. Kalau Anda ingin halaman Anda dibaca langsung oleh orang: Minta Search Presence Review (dalam bahasa Inggris)

Laporan disimpan selama 24 jam, dan hanya bisa dibuka dari browser ini. Kebijakan privasi (dalam bahasa Inggris)

Ingin website Anda dibaca langsung oleh orang? Minta Search Presence Review (dalam bahasa Inggris) Sudah tahu apa yang perlu diubah? Bicarakan proyek Anda (lewat WhatsApp)

Apa yang dicek

Tools ini membaca robots.txt, halaman beserta header-nya, dan sitemap, seperti crawler membacanya: 28 cek dalam tiga kelompok. Untuk setiap cek, laporan menjelaskan apa yang ditemukan, mengapa itu penting, dan cara mengeceknya sendiri.

Semua 28 cek

Surface

Cara alamat menjawab, dan ke mana ia mengarah.

  • Jawaban server untuk alamat ini Jika halaman menjawab dengan error, Google bisa menghapusnya dari hasil pencariannya.
  • Redirect menuju halaman Setiap redirect adalah jalan memutar menuju halaman, dan terlalu banyak membuat Google menyerah.
  • HTTPS untuk halaman ini Tanpa HTTPS, kunjungan tidak terenkripsi, dan Google lebih memilih versi halaman yang aman.

Structure

Tag dan header yang dibaca crawler.

  • Redirect permanen atau sementara Setelah redirect sementara, Google tetap menampilkan alamat lama di hasil pencariannya.
  • Aturan dalam tag dan header robots Google mengabaikan aturan robots yang tidak dikenalnya, dan bisa jadi itu salah ketik dari aturan yang Anda maksud.
  • Canonical yang dinyatakan Tanpa canonical, Google memilih sendiri alamat mana dari halaman ini yang ditampilkan.
  • Konsistensi canonical Dua alamat utama yang berbeda untuk satu halaman membuat Google harus menebak mana yang Anda maksud.
  • Canonical di bagian head Google mengabaikan canonical yang berada di luar head, bagian atas kode halaman.
  • Alamat canonical yang valid Canonical yang bukan alamat web yang benar tidak menunjukkan halaman mana pun kepada Google.
  • Alamat canonical yang ditulis lengkap Alamat canonical yang ditulis pendek bisa menunjuk ke tempat yang salah nanti; alamat lengkap lebih aman.
  • HTTPS di alamat canonical Canonical yang menunjuk ke alamat http meminta Google memilih versi yang tidak terenkripsi.
  • Konten yang ditambahkan script Konten yang baru ditambahkan oleh script bisa terlambat dibaca, atau tidak dibaca sama sekali, oleh sebagian mesin pencari.

Presence

Izin untuk di-crawl dan diindeks, serta sitemap.

  • File robots.txt website ini robots.txt adalah berkas aturan untuk mesin pencari; jika menjawab dengan error, Google bisa menghentikan sementara crawling seluruh website.
  • Ukuran robots.txt Google hanya membaca 500 KB pertama robots.txt dan mengabaikan sisanya.
  • robots.txt untuk Googlebot Jika robots.txt memblokir crawler Google, Google tidak bisa membaca halaman ini.
  • robots.txt untuk Bingbot Jika robots.txt memblokir crawler Bing, Bing tidak bisa membaca halaman ini.
  • Tag meta robots Tag noindex meminta Google sama sekali tidak menampilkan halaman ini di hasil pencariannya.
  • Header X-Robots-Tag Noindex di header halaman meminta Google sama sekali tidak menampilkannya di hasil pencariannya.
  • Noindex yang terhalang robots.txt Google tidak bisa melihat noindex di halaman yang tidak boleh dikunjunginya, jadi halaman itu tetap bisa muncul.
  • Ke mana canonical menunjuk Alamat yang disebut halaman ini sebagai alamat utamanya; Google menganggapnya sebagai petunjuk.
  • Jawaban server untuk alamat canonical Alamat utama yang disebut halaman ini harus terbuka dengan benar, atau Google mungkin tidak menampilkannya.
  • Alamat canonical yang bisa diindeks Jika alamat utama yang disebut halaman ini diblokir atau bertanda noindex, Google mungkin tidak menampilkannya.
  • Canonical di halaman canonical Jika alamat utama itu menyebut alamat lain lagi sebagai alamat utamanya, Google menerima pesan yang bertentangan.
  • Noindex bersama canonical ke alamat lain Mengatakan “jangan tampilkan halaman ini” sekaligus “tampilkan halaman itu” memberi Google sinyal yang bertentangan.
  • Sitemap yang disebut di robots.txt Sitemap adalah daftar halaman Anda untuk mesin pencari, dan robots.txt adalah tempat mereka mencarinya.
  • File sitemap Sitemap yang tidak bisa dibaca tidak membantu mesin pencari menemukan halaman Anda.
  • Halaman ini di sitemap Halaman yang ingin Anda tampilkan di Google sebaiknya ada di sitemap, daftar halaman untuk mesin pencari.
  • Halaman yang seharusnya tidak ada di sitemap Mencantumkan di sitemap halaman yang meminta tidak ditampilkan memberi Google sinyal yang bertentangan.

Contoh

Hasil pengecekan sungguhan untuk tulus.studio, pada 15 Oktober 2026.

Contoh laporannya

Laporan: https://tulus.studio/

Dicek
15 Oktober 2026, pukul 04.25 WIB

1 halaman dicek. 19 cek yang berlaku sudah dijalankan; 1 tidak dicek.

Tidak ada yang perlu diperbaiki.

Cek di setiap kelompok
  • Surface:

    3 lolos

    Cara alamat menjawab, dan ke mana ia mengarah.

  • Structure:

    6 lolos

    Tag dan header yang dibaca crawler.

  • Presence:

    10 lolos

    Izin untuk di-crawl dan diindeks, serta sitemap.

Setiap potongan lingkaran mewakili satu cek.

  • Lolos
  • Peringatan
  • Error
Jalur permintaan
  1. Halaman yang menjawab https://tulus.studio/ menjawab 200
    robots.txt untuk Googlebot
    Diizinkan: Allow: / (baris 2, grup *)
    Canonical yang disebut
    https://tulus.studio/ , halaman ini sendiri

Surface

Lolos 3 dari 3 cek yang berlaku

Cara alamat menjawab, dan ke mana ia mengarah.

3 cek yang tidak perlu diperbaiki
Jawaban server untuk alamat ini

Lolos Teramati

Setelah redirect (kalau ada), alamat ini menjawab dengan kode status sukses (2xx).

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google bisa mempertimbangkan halaman yang menjawab 2xx untuk diindeks, walaupun belum tentu mengindeksnya. Alamat yang menjawab 4xx tidak diindeks Google, dan alamat yang terus-menerus menjawab 5xx lama-kelamaan dihapus dari indeks.
Cara mengeceknya sendiri
Jalankan curl -IL untuk alamat ini dan baca kode status di jawaban terakhir. Di Search Console, lakukan tes live di URL Inspection untuk alamat akhir setelah redirect: hasilnya menunjukkan apakah Google bisa mengambil halaman itu.

Dokumentasi resmi: Pengaruh kode status HTTP terhadap crawler Google

Bukti

  1. Jawaban server https://tulus.studio/

    200 OK
Redirect menuju halaman

Lolos Teramati

Alamat yang dimasukkan langsung sampai ke halamannya, atau lewat paling banyak tiga redirect.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google menyarankan agar redirect langsung menuju alamat akhir. Kalau tidak bisa, usahakan rantainya pendek: idealnya paling banyak 3 redirect, dan jangan sampai 5. Crawler Google mengikuti paling banyak 10 redirect, dan Search Console melaporkan rantai yang terlalu panjang atau berputar-putar sebagai error redirect.
Cara mengeceknya sendiri
Jalankan curl -IL untuk alamat ini. Perintah itu menampilkan setiap jawaban secara berurutan, dan hanya jawaban terakhir yang seharusnya 200.

Dokumentasi resmi: Pengalihan dan Google Penelusuran

Bukti

  1. Jawaban server https://tulus.studio/

    200 OK
HTTPS untuk halaman ini

Lolos Teramati

Halaman ini sudah memakai HTTPS.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google menyarankan HTTPS untuk melindungi keamanan dan privasi pengunjung. Kalau sebuah halaman memiliki alamat http dan https, Google lebih memilih mengindeks yang https.
Cara mengeceknya sendiri
Buka halamannya, lalu cek apakah alamatnya diawali https dan browser tidak menampilkan peringatan keamanan. Laporan HTTPS di Search Console menghitung alamat yang diindeks Google tetapi masih memakai http.

Dokumentasi resmi: Memahami pengalaman halaman di hasil Google Penelusuran

Bukti

  1. Alamat https://tulus.studio/

    https://tulus.studio/

Structure

Lolos 6 dari 6 cek yang berlaku

Tag dan header yang dibaca crawler.

8 cek yang tidak perlu diperbaiki
Canonical di bagian head

Lolos Teramati

Semua tag canonical berada di dalam bagian head halaman.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google hanya menerima tag canonical di bagian head. Elemen yang tidak semestinya ada di sana, seperti img atau iframe, membuat Google menganggap bagian head sudah berakhir, sehingga semua yang ada sesudahnya diabaikan.
Cara mengeceknya sendiri
Di source code halaman, cek apakah tag canonical ada di dalam bagian head, tanpa img, iframe, atau elemen body lain di atasnya.

Dokumentasi resmi: Cara menentukan URL kanonis dengan rel="canonical" dan metode lainnya

Bukti

  1. HTML https://tulus.studio/ baris 1, kolom 487

    <link rel="canonical" href="https://tulus.studio/">
Alamat canonical yang valid

Lolos Teramati

Setiap canonical menyebut alamat http atau https yang valid.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google membaca canonical sebagai sinyal bahwa alamat yang disebutnya seharusnya menjadi canonical. Nilai yang kosong, atau yang bukan alamat http atau https, tidak menunjuk halaman mana pun untuk diutamakan.
Cara mengeceknya sendiri
Baca nilai setiap canonical di source code halaman, dan header Link-nya dengan curl -I. Setiap nilai seharusnya alamat lengkap yang membuka halaman itu.

Dokumentasi resmi: Cara menentukan URL kanonis dengan rel="canonical" dan metode lainnya

Bukti

Tidak ada yang bisa ditunjukkan: temuan ini justru tentang sesuatu yang tidak ada di halaman.

HTTPS di alamat canonical

Lolos Teramati

Halaman ini memakai https, dan canonical yang disebutnya juga alamat https.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google lebih memilih halaman https sebagai canonical, kecuali ada sinyal yang bertentangan. Salah satunya adalah halaman https yang canonical-nya menyebut versi http.
Cara mengeceknya sendiri
Di source code halaman, cek apakah canonical diawali https://. Laporan HTTPS di Search Console menghitung alamat yang diindeks Google tetapi masih memakai http.

Dokumentasi resmi: Cara menentukan URL kanonis dengan rel="canonical" dan metode lainnya

Bukti

Tidak ada yang bisa ditunjukkan: temuan ini justru tentang sesuatu yang tidak ada di halaman.

Aturan dalam tag dan header robots

Lolos Teramati

Semua aturan robots di tag meta dan header X-Robots-Tag ada di daftar aturan valid Google, atau berupa index atau follow.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google mencantumkan aturan robots yang didukungnya, dan menyebut beberapa yang diabaikannya, seperti noarchive. Untuk kata di luar daftar itu, Google tidak menjelaskan efek apa pun, dan kata itu bisa jadi salah ketik dari aturan yang Anda maksud.
Cara mengeceknya sendiri
Baca tag meta robots di source code halaman, dan header X-Robots-Tag dengan curl -I, lalu bandingkan setiap katanya dengan daftar Google.

Dokumentasi resmi: Spesifikasi tag meta Robots, data-nosnippet, dan X-Robots-Tag

Bukti

Tidak ada yang bisa ditunjukkan: temuan ini justru tentang sesuatu yang tidak ada di halaman.

Canonical yang dinyatakan

Lolos Teramati

Halaman ini menyebut alamat canonical di bagian head atau di header Link.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Canonical di bagian head atau di header Link memberi tahu Google alamat mana yang Anda utamakan, kalau satu halaman bisa dibuka dari beberapa alamat. Google tidak mewajibkannya: tanpa canonical, Google memilih sendiri versi yang menurutnya paling baik untuk ditampilkan.
Cara mengeceknya sendiri
Buka source code halaman dan cari kata canonical. URL Inspection di Search Console menunjukkan canonical yang Anda nyatakan dan canonical yang dipilih Google.

Dokumentasi resmi: Cara menentukan URL kanonis dengan rel="canonical" dan metode lainnya

Bukti

  1. HTML https://tulus.studio/ baris 1, kolom 487

    <link rel="canonical" href="https://tulus.studio/">
Alamat canonical yang ditulis lengkap

Lolos Teramati

Setiap canonical ditulis sebagai alamat lengkap.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google mendukung alamat canonical yang relatif, tetapi menyarankan alamat lengkap. Alamat relatif bisa menimbulkan masalah di kemudian hari, misalnya kalau versi uji coba website Anda ikut di-crawl.
Cara mengeceknya sendiri
Di source code halaman, cek apakah setiap nilai canonical diawali https://.

Dokumentasi resmi: Cara menentukan URL kanonis dengan rel="canonical" dan metode lainnya

Bukti

Tidak ada yang bisa ditunjukkan: temuan ini justru tentang sesuatu yang tidak ada di halaman.

Konsistensi canonical

Tidak berlaku Teramati

Halaman ini tidak menjawab 2xx, atau canonical-nya kurang dari dua, jadi tidak ada yang bisa dibandingkan.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google menyarankan agar satu halaman tidak menyebut alamat canonical yang berbeda-beda. Google juga mengingatkan bahwa tag canonical yang saling bertentangan, atau lebih dari satu, bisa memberi hasil yang tidak terduga.
Cara mengeceknya sendiri
Cari kata canonical di source code halaman, lalu baca header Link-nya (kalau ada) dengan menjalankan curl -I untuk alamat ini.

Dokumentasi resmi: Cara menentukan URL kanonis dengan rel="canonical" dan metode lainnya

Bukti

Tidak ada yang bisa ditunjukkan: temuan ini justru tentang sesuatu yang tidak ada di halaman.

Redirect permanen atau sementara

Tidak berlaku Teramati

Alamat ini menjawab tanpa redirect, jadi tidak ada redirect yang perlu dinilai.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Untuk redirect permanen, Google menampilkan alamat tujuannya di hasil pencarian dan menganggap redirect itu sinyal bahwa alamat tujuan seharusnya menjadi canonical. Untuk redirect sementara, yang ditampilkan adalah alamat asalnya.
Cara mengeceknya sendiri
Jalankan curl -IL untuk alamat ini dan baca kode status setiap redirect: 301 atau 308 berarti permanen.

Dokumentasi resmi: Pengalihan dan Google Penelusuran

Bukti

Tidak ada yang bisa ditunjukkan: temuan ini justru tentang sesuatu yang tidak ada di halaman.

Tidak dicek (1)
  • Konten yang ditambahkan script Tidak dicek Cek ini butuh browser yang menjalankan script halaman. Tools ini membaca HTML yang dikirim server dan tidak menjalankan apa pun.

Presence

Lolos 10 dari 10 cek yang berlaku

Izin untuk di-crawl dan diindeks, serta sitemap.

16 cek yang tidak perlu diperbaiki
Ke mana canonical menunjuk

Informasi Teramati

Halaman ini menyebut https://tulus.studio/ sebagai canonical.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Bagi Google, canonical yang disebut sebuah halaman adalah petunjuk, bukan perintah. Google memilih canonical dari beberapa sinyal, dan hasil pencariannya biasanya mengarah ke halaman yang dipilihnya.
Cara mengeceknya sendiri
URL Inspection di Search Console menampilkan canonical yang Anda nyatakan di samping canonical yang dipilih Google.

Dokumentasi resmi: Apa yang dimaksud dengan kanonikalisasi

Bukti

  1. Alamat https://tulus.studio/

    https://tulus.studio/
robots.txt untuk Googlebot

Lolos Teramati

Tidak ada aturan di robots.txt yang melarang Googlebot mengambil alamat ini.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google tidak meng-crawl atau mengindeks konten yang diblokir robots.txt. Namun, alamatnya sendiri tetap bisa muncul di hasil pencarian, tanpa deskripsi, kalau ada halaman lain yang memasang link ke alamat itu.
Cara mengeceknya sendiri
Di Search Console, URL Inspection memberi tahu apakah crawling diizinkan untuk alamat ini, dan laporan robots.txt menampilkan file yang terakhir diambil Google.

Dokumentasi resmi: Cara Google menafsirkan spesifikasi robots.txt

Bukti

  1. robots.txt https://tulus.studio/robots.txt baris 1

    User-agent: *
  2. robots.txt https://tulus.studio/robots.txt baris 2

    Allow: /
Tag meta robots

Lolos Teramati

Tidak ada tag meta robots atau googlebot di halaman ini yang berisi noindex atau none.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Saat Googlebot meng-crawl sebuah halaman dan menemukan noindex, Google menghapus halaman itu dari hasil pencariannya, walaupun ada website lain yang memasang link ke sana. Aturan none sama artinya dengan noindex, nofollow.
Cara mengeceknya sendiri
Buka source code halaman dan cari kata noindex. URL Inspection di Search Console menunjukkan apakah pengindeksan diizinkan.

Dokumentasi resmi: Memblokir pengindeksan Penelusuran dengan noindex

Bukti

  1. HTML https://tulus.studio/ baris 1, kolom 538

    <meta name="robots" content="index, follow, max-image-preview:large">
Header X-Robots-Tag

Lolos Teramati

Tidak ada header X-Robots-Tag di jawaban server yang berisi noindex atau none, baik untuk semua crawler maupun untuk Googlebot.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Header X-Robots-Tag memiliki efek yang sama dengan tag meta robots, dan juga berlaku untuk file seperti PDF. Kalau Googlebot menemukan noindex atau none di header ini, Google menghapus alamat itu dari hasil pencariannya.
Cara mengeceknya sendiri
Jalankan curl -I untuk alamat ini dan baca baris X-Robots-Tag, kalau ada. URL Inspection di Search Console menunjukkan apakah pengindeksan diizinkan.

Dokumentasi resmi: Spesifikasi tag meta Robots, data-nosnippet, dan X-Robots-Tag

Bukti

Tidak ada yang bisa ditunjukkan: temuan ini justru tentang sesuatu yang tidak ada di halaman.

File robots.txt website ini

Lolos Teramati

Website ini menyediakan file robots.txt, dan pengecekan ini sudah membacanya.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Bagi Google, kode 4xx selain 429 berarti tidak ada batasan crawling. Kalau robots.txt menjawab 5xx atau 429, atau gagal diambil, Google berhenti meng-crawl seluruh website selama 12 jam. Setelah itu, Google memakai salinan terakhir yang berhasil diambilnya, hingga 30 hari. Menurut RFC 9309, kalau file ini tidak bisa dijangkau, crawler harus menganggap semua alamat dilarang.
Cara mengeceknya sendiri
Buka /robots.txt website ini di browser, atau jalankan curl -I untuk alamat itu, dan lihat kode statusnya. Laporan robots.txt di Search Console menampilkan versi yang terakhir diambil Google.

Dokumentasi resmi: Cara Google menafsirkan spesifikasi robots.txt

Bukti

  1. Jawaban server https://tulus.studio/robots.txt

    200 OK, 88 bytes, 1 group
robots.txt untuk Bingbot

Lolos Teramati

Tidak ada aturan di robots.txt yang melarang Bingbot mengambil alamat ini.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
RFC 9309, standar robots.txt, mengharuskan setiap crawler mengikuti grup aturan yang cocok dengan namanya, atau grup * kalau tidak ada yang cocok. Crawler yang mengikuti standar ini tidak mengambil apa yang dilarang grupnya. Memblokir satu mesin pencari bisa jadi memang disengaja.
Cara mengeceknya sendiri
Buka /robots.txt website ini, cari grup untuk Bingbot (atau grup * kalau tidak ada), dan baca aturan yang ditunjukkan.

Dokumentasi resmi: RFC 9309: Robots Exclusion Protocol

Bukti

  1. robots.txt https://tulus.studio/robots.txt baris 1

    User-agent: *
  2. robots.txt https://tulus.studio/robots.txt baris 2

    Allow: /
Jawaban server untuk alamat canonical

Lolos Teramati

Alamat canonical yang disebut menjawab 200.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Canonical meminta Google menampilkan alamat yang disebutnya. Alamat yang menjawab 4xx atau di-redirect ke tempat lain tidak diindeks Google, dan alamat yang terus-menerus menjawab 5xx lama-kelamaan dihapus dari indeks.
Cara mengeceknya sendiri
Jalankan curl -I untuk alamat canonical itu: jawabannya seharusnya 200, tanpa header Location.

Dokumentasi resmi: Cara menentukan URL kanonis dengan rel="canonical" dan metode lainnya

Bukti

  1. Jawaban server https://tulus.studio/

    200 OK (the page itself)
File sitemap

Lolos Teramati

Setiap sitemap yang dibaca menjawab 200, dalam format yang diterima Google: XML, RSS, Atom, atau teks biasa.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Sitemap hanya membantu mesin pencari menemukan halaman kalau sitemap itu bisa diambil dan dibaca. Search Console melaporkan kegagalan seperti ini sebagai “Couldn’t fetch” atau “Has errors”. Satu file sitemap boleh memuat paling banyak 50.000 alamat, dengan ukuran paling besar 50 MB sebelum dikompresi.
Cara mengeceknya sendiri
Buka setiap alamat sitemap di browser dan cek apakah isinya daftar halaman Anda. Laporan Sitemaps di Search Console menunjukkan apakah Google bisa membaca sitemap yang Anda kirim.

Dokumentasi resmi: Membuat dan mengirimkan peta situs

Bukti

  1. Sitemap https://tulus.studio/sitemap-index.xml

    sitemapindex, 1 address
  2. Sitemap https://tulus.studio/sitemap-0.xml

    urlset, 36 addresses
Ukuran robots.txt

Lolos Teramati

Ukuran robots.txt tidak melebihi batas Google, yaitu 500 KiB.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google hanya membaca robots.txt sampai 500 KiB dan mengabaikan sisanya, jadi aturan yang letaknya setelah batas itu tidak berlaku bagi Google.
Cara mengeceknya sendiri
Unduh /robots.txt dan cek ukurannya dalam byte. Laporan robots.txt di Search Console juga menampilkan ukuran file yang diambil Google.

Dokumentasi resmi: Cara Google menafsirkan spesifikasi robots.txt

Bukti

  1. Jawaban server https://tulus.studio/robots.txt

    88 bytes
Sitemap yang disebut di robots.txt

Lolos Teramati

robots.txt website ini menyebut sitemap yang menjawab 200.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Sitemap membantu mesin pencari menemukan halaman-halaman sebuah website, walaupun Google belum tentu meng-crawl atau mengindeks semua yang tercantum di dalamnya. Menurut Google, website dengan sekitar 500 halaman atau kurang, yang semua halamannya terhubung lewat link internal, mungkin tidak membutuhkan sitemap.
Cara mengeceknya sendiri
Buka /robots.txt website ini dan cari baris Sitemap. Laporan Sitemaps di Search Console mencantumkan sitemap yang Anda kirim, tetapi tidak mencantumkan sitemap yang hanya ditemukan lewat robots.txt.

Dokumentasi resmi: Membuat dan mengirimkan peta situs

Bukti

  1. robots.txt https://tulus.studio/robots.txt baris 5

    Sitemap: https://tulus.studio/sitemap-index.xml
Halaman ini di sitemap

Lolos Teramati

Alamat halaman ini tercantum di https://tulus.studio/sitemap-0.xml.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google menyarankan agar alamat yang ingin Anda tampilkan di hasil pencarian dicantumkan di sitemap, dalam bentuk alamat lengkap. Halaman yang tidak tercantum tetap bisa ditemukan lewat link.
Cara mengeceknya sendiri
Buka sitemap dan cari alamat halaman ini. URL Inspection di Search Console menyebut sitemap yang mencantumkan alamat ini, asalkan sitemap itu Anda kirim sendiri atau tercantum di robots.txt.

Dokumentasi resmi: Membuat dan mengirimkan peta situs

Bukti

  1. Sitemap https://tulus.studio/sitemap-0.xml

    https://tulus.studio/ is listed
Alamat canonical yang bisa diindeks

Tidak berlaku Teramati

Tidak ada halaman lain yang perlu dicek: canonical-nya halaman ini sendiri, di-redirect atau menjawab error, tidak ada satu canonical yang jelas, atau halaman ini tidak menjawab 2xx.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Halaman yang disebut sebagai canonical adalah halaman yang ingin Anda tampilkan. Kalau halaman itu memakai noindex, Google menghapusnya dari hasil pencarian. Kalau robots.txt melarang Googlebot mengambilnya, Google bisa saja mengindeks alamatnya tanpa isinya.
Cara mengeceknya sendiri
Cek alamat canonical itu dengan URL Inspection di Search Console, yang menunjukkan apakah crawling dan pengindeksan diizinkan.

Dokumentasi resmi: Cara menentukan URL kanonis dengan rel="canonical" dan metode lainnya

Bukti

Tidak ada yang bisa ditunjukkan: temuan ini justru tentang sesuatu yang tidak ada di halaman.

Noindex yang terhalang robots.txt

Tidak berlaku Teramati

Cek ini hanya berlaku untuk halaman yang menjawab 2xx dengan noindex, sementara robots.txt melarang Googlebot mengambilnya.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google harus mengambil sebuah halaman untuk bisa melihat noindex-nya. Selama robots.txt melarang Googlebot mengambilnya, Google tidak akan pernah melihat aturan itu. Akibatnya, halaman ini tetap bisa muncul di hasil pencarian, misalnya kalau ada halaman lain yang memasang link ke sana.
Cara mengeceknya sendiri
Setelah robots.txt diubah, URL Inspection di Search Console menunjukkan apakah crawling diizinkan dan apakah halaman ini mengizinkan pengindeksan.

Dokumentasi resmi: Memblokir pengindeksan Penelusuran dengan noindex

Bukti

Tidak ada yang bisa ditunjukkan: temuan ini justru tentang sesuatu yang tidak ada di halaman.

Canonical di halaman canonical

Tidak berlaku Teramati

Tidak ada rantai yang perlu diikuti: canonical-nya halaman ini sendiri, di-redirect atau menjawab error, tidak ada satu canonical yang jelas, atau halaman ini tidak menjawab 2xx.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Kalau halaman yang Anda sebut sebagai canonical menyebut alamat lain sebagai canonical-nya, kedua halaman itu menyatakan pilihan yang berbeda. Canonical hanya petunjuk bagi Google, dan Google memilih berdasarkan semua sinyal yang dikumpulkannya.
Cara mengeceknya sendiri
Buka alamat yang disebut sebagai canonical, lihat source code-nya, dan cek apakah canonical-nya menunjuk ke alamatnya sendiri.

Dokumentasi resmi: Cara menentukan URL kanonis dengan rel="canonical" dan metode lainnya

Bukti

Tidak ada yang bisa ditunjukkan: temuan ini justru tentang sesuatu yang tidak ada di halaman.

Noindex bersama canonical ke alamat lain

Tidak berlaku Teramati

Halaman ini tidak memakai noindex dan canonical ke alamat lain sekaligus, atau tidak menjawab 2xx.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Canonical meminta Google menampilkan alamat lain sebagai pengganti halaman ini, sedangkan noindex meminta agar halaman ini tidak ditampilkan sama sekali. Untuk halaman duplikat dalam satu website, Google lebih menyarankan canonical daripada noindex.
Cara mengeceknya sendiri
Cari noindex dan canonical ke alamat lain di source code halaman, dan di header-nya dengan curl -I. Seharusnya hanya salah satu yang tersisa.

Dokumentasi resmi: Cara menentukan URL kanonis dengan rel="canonical" dan metode lainnya

Bukti

Tidak ada yang bisa ditunjukkan: temuan ini justru tentang sesuatu yang tidak ada di halaman.

Halaman yang seharusnya tidak ada di sitemap

Tidak berlaku Teramati

Cek ini tidak berlaku, karena halaman ini tidak memakai noindex dan tidak menyebut canonical lain, atau tidak menjawab 2xx, atau karena tidak ada sitemap yang ditemukan.

Selengkapnya tentang cek ini
Mengapa ini penting
Google menganggap setiap alamat di sitemap sebagai usulan canonical, dan menyarankan agar sitemap tidak mencantumkan alamat yang halamannya menyebut alamat lain sebagai canonical. Halaman dengan noindex justru meminta untuk tidak ditampilkan.
Cara mengeceknya sendiri
Begitu sitemap diperbarui, buka sitemap itu dan cari alamat halaman ini.

Dokumentasi resmi: Membuat dan mengirimkan peta situs

Bukti

Tidak ada yang bisa ditunjukkan: temuan ini justru tentang sesuatu yang tidak ada di halaman.

Dicek dalam 1,6 detik dengan 4 permintaan dan 21 kB data yang diterima.

Yang tidak terlihat oleh tools ini

Dua hal tentang halaman yang dicek berada di luar jangkauan pengecekan publik:

  • Apakah Google sudah mengindeks halaman yang dicek, dan canonical mana yang dipilih Google. URL Inspection di Search Console menunjukkan keduanya.
  • Konten dan tag yang ditambahkan script halaman setelah halaman dimuat. Tools ini membaca HTML yang dikirim server.

Semua yang tidak terlihat dari pengecekan publik